Minggu, 13 Januari 2013

Contoh Pendidikan Luar Sekolah


PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) PAKET B DARUL FIKRI DI KECAMATAN DUKUPUNTANG SALATIGA

KATA PENGANTAR


Rasa syukur yang dalam kami sampaikan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat-Nya makalah ini dapat kami selesaikan sesuai dengan yang diharapkan. Kami juga bersyukur atas rizki dan kesehatan yang telah diberikan oleh-Nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini.
Laporan ini disusun untuk diajukan sebagai salah satu tugas mata kuliah Pendidikan Luar Sekolah (PLS) dengan judul “Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Paket B Darul Fikri di Kecamatan Dukupuntang Salatiga”. Laporan ini berisikan mengenai profil, keunggulan serta proses belajar Paket B.
Kami mengakui bahwa  dalam menyusun laporan ini tidak dapat diselesaikan tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada :
1)        Bapak Mursyid, M. Ag. selaku dosen mata kuliah Pendidikan Luar Sekolah di IAIN Walisongo Semarang Fak. Tarbiyah Prodi PAI.
2)        Bapak Ahmad Alimin, S.Pd selaku ketua lembaga PKBM Darul Fikri di Dukupuntang
3)        Rekan-rekanku yang berkontribusi.
Saya menyadari masih banyak kekurangan yang terdapat dalam laporan hasil observasi ini. Untuk itu penulis sangat mengharapkan adanya kritik dan saran dari semua pihak. Semoga laporan ini memberikan informasi bagi pembaca dan bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua.








BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Kunci pembangunan masa mendatang bagi bangsa Indonesia adalah pendidikan. Sebab dengan pendidikan diharapkan setiap individu dapat meningkatkan kualitas keberadaannya dan mampu berpartisipasi dalam gerak pembangunan. Dengan pesatnya perkembangan dunia di era globalisasi ini, terutama di bidang teknologi dan ilmu pengetahuan, maka pendidikan nasional juga harus terus-menerus dikembangkan seirama dengan zaman. Untuk itu, pemerintah membentuk suatu kegiatan belajar di masyarakat yaitu dengan adanya pelaksanaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat di berbagai daerah. Melalui kegiatan belajar ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan pendidikan sehingga masyarakat memiliki berbagai potensi.
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) adalah suatu wadah berbagai kegiatan pembelajaran masyarakat diarahkan pada pemberdayaan potensi untuk menggerakkan pembangunan di bidang sosial, ekonomi dan budaya. PKBM ini membantu masyarakat untuk mendapatkan pendidikan walaupun bukan berasal dari kesadaran masyarakat itu sendiri melainkan dengan dilakukannya berbagai pendekatan oleh pelaksana PKBM ini. Salah satunya di PKBM Darul Fikri dimana dalam mendapatkan masyarakat yang ingin belajar sangatlah sulit, maka dilakukanlah pendekatan kepada mayarakat sehingga mereka mau belajar. Proses belajar mengajar merupakan inti dari proses pendidikan secara keseluruhan dengan guru sebagai pemegang peranan utama. Karena proses belajar-mengajar mengandung serangkaian perbuatan pendidik/guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu. Interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan siswa itu merupakan syarat utama bagi berlangsungnya proses belajar-mengajar.
B.     Maksud dan Tujuan
Maksud dari observasi ini adalah untuk:
1.  Menambah pengetahuan tentang bagaimana pelaksanaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di suatu daerah.
2.  Membantu dan mengarahkan masyarakat untuk memperoleh pendidikan.
3.  Menyadarkan masyarakat akan pentingnya pendidikan.
Adapun tujuan observasi ini untuk :
1.  Memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pendidikan Luar Sekolah.
2.  Mengetahui profil Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
3.  Mengetahui seperti apa pelaksanaan proses belajar mengajar paket B di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Darul Fikri.
4.  Mengetahui unsur-unsur proses pendidikan di dalam Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
5.  Mengetahui seberapa besar masyarakat berpartisipasi dalam mendapatkan pendidikan melalui PKBM.
C.    Bentuk Kegiatan
Dalam observasi ini bentuk kegiatan yang saya lakukan adalah silaturrahmi dan wawancara dengan ketua lembaga dan warga belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Darul Fikri, dan juga melakukan tinjauan pada pelaksanaan proses kegiatan belajar Paket B.
D.    Pelaksanaan Kegiatan
Berikut adalah pelaksanaan kegiatan belajar Paket B di PKBM Darul Fikri yang dilaksanakan pada 3 (tiga) hari di tempat kegiatan belajar Paket B dimasing-masing daerah, yaitu:
1.    Hari                             : Jum’at
Waktu                          : 14.00 s/d 17.30 WIB
Metode Belajar            : Tutorial
2.    Hari                             : Sabtu
Waktu                          : 14.00 s/d 17.30 WIB
Metode Belajar            : Tatap Muka
3.    Hari                             : Minggu
Waktu                          : 14.00 s/d 17.30 WIB
Metode Belajar            : Tutorial

E.     Waktu dan Tempat
Saya melakukan observasi untuk memperoleh data-data mengenai kegiatan Paket B dimana kegiatan observasi dilaksanakan pada :
Hari / tanggal       : Sabtu & Minggu / 1 & 2 Desember 2012
Tempat                 : PKBM Darul Fikri Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Salatiga
Waktu                  : 13.00 s.d selesai  WIB
BAB II
KEGIATAN OBSERVASI

A.      Keunggulan PKBM Darul Fikri
1. Prasarana
No
Jenis Prasarana
Jumlah
Kondisi
Luas (m3)
Baik
Rusak
< 45
45
>45
A.    Prasarana Kantor Penunjang
1.
Ruang Pimpinan
1
Ö
Ö
2.
Ruang Staf
1
Ö
Ö
3.
Ruang tutor
1
Ö
Ö
4.
Ruang pertemuan/ serbaguna
1
Ö
Ö
5.
Ruang tamu
1
Ö
Ö
6.
Ruang perpustakaan /TBM
1
Ö
Ö
7.
Ruang keterampilan
1
Ö
Ö
8.
Ruang ibadah
-
-
-
9.
Bilik peturasan (WC)
1
Ö
Ö
B.     Prasarana Pembelajaran
Ruang kelas
3
Ö



2.  Sarana
No.
Jenis Prasarana
Jumlah
Kondisi
Baik
Rusak
A      Sarana Kantor dan Penunjang
1.
Komputer sekretariat
1
Ö
2.
Jaringan internet
1
Ö
3.
Laptop
1
Ö
4.
Printer
1
Ö
5.
DVD/ CD Player
1
Ö
6.
Televisi
-
-
7.
LCD Projector
-
-
8.
Almari dokumen / Arsip
1
Ö
9.
Rak buku
1
Ö
B       Sarana Pembelajaran
1.
Meja belajar
1
Ö
2.
Kursi belajar
1
Ö
3.
Meja tutor
1
Ö
4.
Kursi tutor
1
Ö
5.
Papan tulis / white board
1
Ö
6.
Alat:
-
-
a MaPel IPA
4
Ö
b MaPel IPS
4
Ö
c MaPel Matematika
4
Ö
7.
Alat Praktek :
a MaPel IPA
4
Ö
b MaPel IPS
4
Ö
c MaPel Matematika
4
Ö
d MaPel Keterampilan:
1 Mesin jahit/ obras
6 / 2
Ö
2 Kompor gas
3
Ö
3 Alat – alat masak
12
Ö
4 Sablon
6
Ö

3.  Administrasi
No.
Kelengkapan Administrasi
Ada
Tidak
A. Kesekretariatan
1.
Buku induk peserta didik
Ö
2.
Buku daftar hadir peserta didik
Ö
3.
Buku induk tutor / pendidik
Ö
4.
Buku daftar hadir tutor / tenaga kependidikan/ pengelola
Ö
5.
Laporan bulanan pendidik/ tutor
Ö
6.
Buku tamu
Ö
7.
Buku inventaris barang
Ö
8.
Buku agenda surat masuk dan surat keluar
Ö
9.
Buku tanda terima ijazah
Ö
10.
Papan informasi program (monografi)
Ö
B. Pembelajaran
1.
Jadwal pembelajaran
Ö
2.
Buku daftar nilai peserta didik
Ö
3.
Buku rapor peserta didik
Ö
4.
Buku pelajaran dan pustaka lainnya:
a UN
Ö
b Non-UN
Ö
c Keterampilan
Ö
C. Pengelolaan program
1.
Data/database program (statistik, data potensi, produk, peserta didik & alumni, dll)
Ö
2.
Dokumentasi pelaksanaan program (foto. Video, dll)
Ö
3.
Laporan pelaksanaan program
Ö
4.
Arsip proposal
Ö
5.
Arsip perencanaan dan evaluasi
Ö

Dari data di atas, PKBM Darul fikri memiliki keunggulan dari segi sarana, prasarana, administrasi dan kemitraan. Prasarana pembelajaran yang dimiliki cukup baik dan memadai untuk melakukan kegiatan belajar mengajar, prasarana kantor penujangpun hampir semuanya dimiliki oleh PKBM Darul Fikri. Sedangkan, sarana yang dimiliki juga sangat memadai untuk digunakan dalam kegiatan belajar, semua yang disediakan oleh PKBM ini sangat baik untuk memberikan pengetahuan dari segi pelajaran maupun keterampilan. Selain sarana dan prasarana yang lengkap, administrasi yang dimilikipun hampir semua yang ada pada data diatas PKBM ini memilikinya. Namun, tidak semua sarana dan prasarana disimpan dikantor PKBM tersebut, melainkan ada beberapa sarana dan prasarana yang disimpan dirumah ketua lembaganya, karena untuk mengantisipasi dari pencurian.
Selain keunggulan diatas, PKBM Darul Fikri juga memiliki satu keunggulan lagi yaitu sudah banyak memiliki kemitraan. Kemitraan yang dimiliki oleh PKBM Darul Fikri sangatlah banyak, yaitu sebagai berikut:
1.   UPT Pendidikan Kecamatan Dukupuntang, yang dimulai dari tahun 2003 s/d 2012 dan bentuk kemitraannya adalah merekomendasikan kegiatan.
2.   UPT SKB Kabupaten, yang dimulai dari tahun 2005 s/d 2012 dan pelatihan tutor adalah bentuk kemitraannya.
3.   LKP Mitra Karya, yang dimulai dari tahun 2009 s/d sekarang dan pelatihan tutor keterampilan adalah bentuk kemitraannya.
4.  Koperasi pasar keramat, yang dimulai dari tahun 2010 s/d sekarang dan bentuk kemitraannya adalah penyaluran hasil karya warga belajar.
5.  Eka Jaya Mobil dan Tien Salon, yang dimulai dari tahun 2011 s/d sekarang dan bentuk kemitraannya adalah untuk para warga belajar yang akan magang.
Dengan memiliki banyak kemitraan, mempermudah warga belajar untuk langsung disalurkan bekerja di berbagai kemitraan tersebut. Jadi, para warga belajar tidak perlu mencari pekerjaan, tetapi jika para warga belajar ingin bekerja di tempat lain, maka akan di bimbing oleh para tutor untuk melamar dan mempermudah mendapatkan pekerjaan ketempat lain.
B.     Profil PKBM Darul Fikri
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Darul Fikri di Kecamatan Dukupuntang adalah salah satu tempat PKBM yang kami observasi. Kantor PKBM ini terletak di jalan Ki Ageng Tepak desa Dukupuntang RT 03 RW 01 Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Salatiga Provinsi Jawa Tengah. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ini mendapatkan ijin operasional dengan nomer 421.10/2666/disdik pada tahun 2009 dan akta notaris dengan nomer 31 yang di sahkan pada tanggal 11 Mei 2007. Namun, sebelum dikeluarnya akta, PKBM ini sudah mulai beraktifitas sejak tahun 2003 hingga sekarang. Lembaga ini merupakan lembaga swasta yang belum terakreditasi, tetapi untuk hasil warga belajarnya sudah di akui dengan baik oleh berbagai kemitraan.
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Darul Fikri memiliki delapan macam kelompok belajar, diantaranya yaitu Paket A, Paket B, Paket C, Keaksaraan, Kesetaraan, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Kursus Wirausaha Desa (KWD), Paud dan Kelompok Usaha Pemuda Produktif (KUPP). Jenis keterampilan yang masih aktif hingga sekarang yang diselenggarakan oleh PKBM ini adalah keterampilan tata boga, menjahit, sablon, dan budidaya ikan air tawar. Namun, kami hanya mengobservasi kegiatan belajar Paket B saja yang diman jumlah siswa Paket B adalah kelas awal sejumlah 25 orang, kelas lanjutan 1 adalah 25 orang dan kelas lanjutan 2 juga 25 orang, tetapi yang hadir pada saat kegiatan belajar adalah kurang dari 25 orang. Tenaga kependidikan dan tutor Paket B adalah hampir semuanya memiliki pendidikan sudah S1 dan hanya satu orang tutor yang memiliki pendidikannya Paket C.
Jarak tempuh antara tempat tinggal peserta didik dengan tempat belajar dikantor PKBM itu sendiri tidak terlalu jauh karena lokasi PKBM diadakan  di daerah-daerah tertentu dan dikondisikan dengan tempat tinggal warga belajar Paket B yang mengikuti kegiatan PKBM tersebut sehingga mempermudah warga belajar yang mengikutinya karena wilayahnya strategis yang bertujuan agar warga belajar mau mengikutinya dan merasa tertarik sehingga mereka termotivasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran itu. Dari tempat tinggal peserta didik ke lokasi kegiatan belajar adalah kurang lebih 1 kilometer dalam waktu 10 menit dengan berjalan kaki dengan jumlah peserta didik 25 peserta. Dari tempat tinggal peserta didik dengan tempat belajar di kantor PKBM adalah kurang lebih 3 kilometer dalam waktu 10 menit dengan menggunakan alat transportasi sepeda, motor atau angkutan umum dengan jumlah peserta didik 25 peserta. Sedangkan dari kantor PKBM dengan lokasi kegiatan belajar, yaitu kurang lebih 4 kilometer dalam waktu 10 menit dengan menggunakan alat transportasi baik sepeda, motor, atau angkutan umum dengan jumlah 25 menit.
C.    Visi dan Misi PKBM Darul Fikri
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ini memiliki visi dan misi tersendiri yaitu sebagai berikut :
1.   Memiliki visi yaitu terwujudnya masyarakat yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur,  terampil,  mandiri, berdaya saing dan gemar belajar.
2.   Dengan misi mewujudkan program PLS (Pendidikan Luar Sekolah) yang berbasis pada   masyarakat luas dan berorientasi pada kecakapan hidup (life skill) dan memasyarakatkan belajar dan membelajarkan masyarakat.
D.    Sasaran Program PKBM Darul Fikri
Sasaran dari program PBKM ini adalah :
1. Masyarakat, Lembaga, dan Organisasi terkait dengan penyelenggaraan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat.
2. Warga masyarakat yang memerlukan informasi tentang program kegiatan yang dilaksanakan di PKBM.
3.  Warga masyarakat yang ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan nonformal dan informal
4. Warga masyarakat yang belum pernah atau putus sekolah berkeinginan masuk sekolah atau melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.
5.  Pemerintah dan dunia usaha yang terkait untuk dijadikan mitra karena kepeduliannya untuk membantu dan mendukung pendidikan non formal melalui PKBM.
E.    Pembiayaan
Sumber dana yang diperoleh pengelola PKBM adalah antara lain dari:
a.  Mitra Kerja PKBM
b.  Pengelola PKBM / Sumbangan warga belajar
c.  Swadaya Masyarakat
d.  Tokoh Masyarakat
e.  Bantuan dari Pemerintah
f.  Sumber lain yang sah dan tidak mengikat


BAB III
PEMBAHASAN

A.    Pengertian dan Tujuan PKBM
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) adalah suatu tempat kegiatan pembelajaran masyarakat yang diarahkan pada pemberdayaan potensi masyarakat untuk menggerakkan pembangunan di bidang sosial, ekonomi, dan budaya.  Sedangkan, tujuan dibentuk PKBM adalah untuk mengintegrasikan berbagai kegiatan pembelajaran masyarakat sehingga tercipta hubungan pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat serta memudahkan kontrol mutu hasil pembelajarannya. PKBM dikelola oleh lembaga swadaya masyarakat atau organisasi lainnya.
B.     Proses Belajar mengajar di PKBM Darul Fikri
Proses pendidikan atau proses belajar mengajar merupakan kegiatan memobilisasi segenap komponen pendidikan oleh pendidik terarah kepada pencapaian tujuan pendidikan. Bagaimana proses pendidikan itu dilaksanakan sangat menentukan kualitas hasil pencapaian tujuan pendidikan. Kualitas proses pendidikan menggejala pada dua segi, yaitu kualitas komponen dan kualitas pengelolaannya. Kedua segi tersebut satu sama lain saling tergantung. Walaupun komponen-komponennya cukup baik, seperti tersedianya prasarana dan sarana serta biaya yang cukup, juga ditunjang dengan pengelolaan yang andal maka pencapaian tujuan tidak akan tercapai secara optimal. Demikian pula bila pengelolaan baik tetapi di dalam kondisi serba kekurangan, akan mengakibatkan hasil yang tidak optimal.
Dalam PKBM Darul Fikri, kedua unsur tersebut yaitu kualitas komponen dan kualitas pengelolaan belum tercapai. Dikarenakan untuk sarana belajar mengajar pun belum memiliki tempat yang  permanen, masih memakai bangunan seperti Sekolah Dasar, dan prasarana pun tidak lengkap dikarenakan kurangnya dana dari pemerintah. Namun PKBM ini bisa bertahan karena pengelolaan yang baik.    
PKBM Darul Fikri menggunakan metode pembelajaran pedagogik (pendidikan anak-anak) dan andragogik (pendidikan/pembelajaran orang dewasa). Dalam proses belajar mengajar PKBM ini menggunakan tiga sistem pembelajaran yaitu,
1.   Mandiri, dimana tutor memberikan modul atau buku pelajaran kepada warga belajar, dengan modul tersebut warga belajar dituntut untuk belajar sendiri/mandiri di rumah.
2.   Kelompok, tutor memberikan tugas atau PR kepada warga belajar untuk dikerjakan secara berkelompok.
3.  Tutorial, warga belajar datang ke PKBM untuk mendapatkan pengajaran dengan tatap muka langsung dengan tutor yang berlangsung tiga kali dalam seminggu.
Proses belajar mengajar di PKBM ini cukup baik karena dapat berjalan walaupun perbedaan usia diantara warga belajar dan tutor bervariasi. Namun tidak banyak warga belajar dengan usia yang masih muda enggan untuk belajar, dilihat dari presentase kehadiran dalam 1 minggu hanya 1 kali masuk, hal itu disebabkan karena rata-rata warga belajar hanya ingin langsung ujian tidak untuk belajar.


BAB IV
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) adalah suatu tempat kegiatan pembelajaran masyarakat yang diarahkan pada pemberdayaan potensi masyarakat sehingga tercipta hubungan antara pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat.
Unsur-unsur proses pendidikan sangat berpengaruh terhadap jalannya proses belajar mengajar, unsur-unsur tersebut yaitu subjek yang dibimbing (peserta didik/warga belajar), orang yang membimbing (pendidik/tutor), interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif), tujuan pendidikan bersifat abstrak, pengaruh yang diberikan dalam bimbingan (materi pendidikan), cara yang digunakan dalam bimbingan (alat dan metode), tempat peristiwa bimbingan berlangsung (lingkungan pendidikan).
B.     Saran
Sebuah sarana belajar harus dapat membuat warga belajar ataupun siapa saja yang berada disana merasa nyaman, terutama jika terdapat fasilitas yang mendukung proses belajar mengajar. PKBM Darul Fikri pun seharusnya memiliki sarana belajar yang kondusif, fasilitas belajar yang lengkap dan menggunakan metode pembelajaran yang dapat memotivasi warga belajar untuk belajar sehingga mengurangi warga belajar yang malas untuk melakukan kegiatan belajar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar